Racun

 

Telah lama kuberpijak dibumi….
Menuruti kata hati…
Untuk melangkahkan sang kaki…
Namun apa yang terjadi….
Kini hatiku tak berfungsi….
Tak bisa merasa lagi….
Kebenaran yang pasti…
Kesalahan yang pasti…

Apa yang harus aku lakukan, tuhan?
–“–

Logikaku tak bekerja….
Rasaku selalu bimbang…
Selalu berkata,
Apakah aku salah?
Apakah aku benar?

Ada apa denganku, tuhan?
–“–

Apakah ini benar…
Jika menyangkut rasa….
Jika menyinggung tentang rasa….
Akar dan fikir menjadi lemah…
Tak berdaya…

Lalu kenapa seperti itu, tuhan?
–“–

Apakah disetiap aliran darahku,
sudah terbumbui oleh racun?
Oh bukan…
Bahkan disetiap organku….
Racun mengidap disitu…

Apakah ada penawarnya, tuhan?

–fin–

–(( semua pertanya’anku, hanya pertanya’an yang tak berarti. karena semua jawaban, sudah jelas ku pegang…
lalu kenapa dipertanyakan???

nah itulah…. mungkin karena racun telah meracuniku… atau aku sudah meracuni diriku sendiri.. hehe…

5 Komentar

Filed under windows of world

5 responses to “Racun

  1. Sepertinya racun itu yang semakin membawamu larut dalam dunia perpuisian bro, hihihihi…đŸ˜†

    _______________________

    sepertinya…. masalahnya racun itu sangat indah, beda dengan racun racun yang lain..đŸ˜€

  2. jadi inget lagunya kelompok band yang aku lupa namanya:mrgreen:

    ______________________

    aku jawab aja…. –> the cangcuters.. .-”
    betul ngga dude?

  3. Biarkan hatimu menetralisir racun tersebutđŸ™‚

    _______________________

    Iya, saya coba kembali…

  4. hem.. racun? jadi inget sinta dan jojo:mrgreen:

  5. Salah dan benar batasannya apa? , begitu juga madu dan racun, kadang oranglain mengganggap racun namun yang lainnya menyatakan madu. Semua memang serba relatif.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s