Cangkir

 

Ada yang warna hitam…
Ada yang warna putih…
Biru, ungu, pink, dll…

Ada yang terbuat dari tanah…
Ada yang terbuat dari kaca…
Bambu, plastik, besi, dll…

Ada yang elastis..
Ada yang kaku…
Ada yang antik…
Beraneka ragam bentukmu…

Namun fungsimu tetap…
Sebagai penyimpan sesuatu,
Yang bisa menempati ruangmu…
Sesuai bentuk dan ukuranmu…

Sungguh sangat membantu…

Setiap pagi..
Kugunakan kau untuk membantu
menyiram tenggorokanku..
Ehmm…

Segelas air dipagi hari…
Secangkir kopi disiang hari,..
Dan…
Kuseduh the di malam hari😮

Trimakasih untukmu

Wednesday, april, 13 2011
Srulz
Srulz Signature

12 Komentar

Filed under windows of world

12 responses to “Cangkir

  1. headere ngguanteng eg..
    hehehe,,, iki blogke diwenehi radio streaming mantap…

  2. weleh, weleh, pake tema buatan sendiri

    cangkir oh cangkir… aku baru pake cangkir saat sedang minum sesuatu kecuali air putih

  3. Dan kau menceritakannya dg puisi
    dahsyat🙂

  4. walaupun simple tapi sangat bagus ide dari puisinya. keyen abis. cangkir oh cangkir.

    Sekedar Info. Maaf, ini bukan Spam. Ikuti Lomba Review Novel Curhat Sang Presiden.

    Hadiahnya
    Pemenang review terbaik Facebook dan Blog akan dirinci sebagai berikut:

    1. Juara I : Rp. 1.000.000,-
    2. Juara II : Rp. 500.000,-
    3. Juara III : Rp. 300.000,-
    4. 3 foto terunik bersama buku Curhat Sang Presiden yang di-review akan mendapat masing-masing 1 buah flashdisc 2 gigabyte.
    5. Lima review yang masih dianggap bagus (di luar pemenang juara) akan mendapatkan masing-masing satu buah buku “Sorry jek, aku ‘gak bakal ketipu (lagi)!!!” terbitan Leutika Prio.

    Selengkapnya lihat di http://elloaristhosiyoga.blogspot.com

  5. ijin komentar ya:
    saya suka puisi ini, sederhana, tapi mengena..
    di bagian awal secara gak langsung saya menanggapinya sebagai perbedaan2 yg kita temui setiap hari, namun fungsi sebenarnya dari semua itu adalah sama🙂

  6. @mubaroki : setuju mub, sama usulmu…. hehe, yang buat masang itu loh blum ada…😀

    @ Rean : iya, kalau air putih kan, langsung kamu tuang pakai “kendi”

    @puspita : ya bu,

    @Rian : ehm, sayang aku blum punya gus….

    @Roby : lagi nyanyi mas?

    @achoey : for you mas…

    @ello aristhosiyoga : makasih infonya..

    @Adhi : sebenernya aku hanya ingin berterimakasih pada cangkir –dan sejenisnya–… hanya article ini yang bisa kupersembahkan untuk dia..😀

  7. ga ada cengkir matiaw lah eikkkeee…ga bisa ngeteh ngopi tiap hari…

    eh…hi…you, the owner of this blog…

  8. mantap mz…cangkir dengan mangkok harusnya mz..hehe..

  9. Sya

    Wah ga pernah kepikiran buat tulisan tentang cangkir. Padahal cangkir selalu ada dalam kehidupan sehari-hari. Mantab!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s